Membangun Sinergi Bersama antara Mitra dan Laboratorium Pendidikan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) pada Konsinyering Pelaksanaan Praktik Lapangan Persekolahan (PLP)

Yogyakarta Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) bekerja sama dengan sejumlah sekolah mitra menggelar kegiatan konsinyering guna membahas pelaksanaan Praktik Lapangan Persekolahan (PLP). Acara ini berlangsung di Treatikal lantai 4 Gedung GKT dihadiri oleh perwakilan FITK, Kepala Sekolah, DPL, serta Ketua Kelompok PLP. PLP Semester Genap Tahun 2025 ini akan dilaksanakan pada 10 Februari – 21 Maret 2025 dengan melibatkan 41 mitra dan 292 mahasiswa dari prodi PIAUD, PGMI, PBA, dan Pendidikan Fisika.

Dalam sambutannya, Dekan FITK, Bapak Prof Dr. Sigit Purnama, M.Pd.menegaskan pentingnya PLP dalam membentuk calon pendidik yang profesional dan berkarakter. “PLP bukan sekadar pengalaman mengajar di kelas, tetapi juga kesempatan bagi mahasiswa untuk memahami budaya sekolah, strategi pembelajaran, serta dinamika interaksi antara guru dan siswa,” ujarnya. Dilanjutkan dengan WD 3 FITK Ibu Dr. Winarti, M.Pd. mengatakan bahwa “Pelaksanaan PLP di sekolah ini merupakan satu bentuk kerjasama yang dapat berlangsung secara terus menerus, sehingga dalam hal ini akan kami bentuk SPK atau MoU sebagai eviden kedua belah pihak yang telah melaksanakan kerjasama baik dalam PLP maupun kegiatan yang lainnya”.

Kegiatan konsinyering ini bertujuan untuk menyamakan persepsi antara pihak sekolah dan FITK terkait dengan mekanisme pelaksanaan PLP, evaluasi kinerja mahasiswa, serta kendala yang mungkin dihadapi selama praktik berlangsung. Kepala sekolah dari berbagai institusi pendidikan yang hadir dalam acara ini juga menyampaikan harapan mereka terhadap mahasiswa PLP agar dapat berkontribusi secara maksimal dalam pembelajaran di sekolah.

Selain membahas teknis pelaksanaan, dalam konsinyering ini juga dibahas aspek penilaian terhadap mahasiswa PLP, yang mencakup observasi kelas, keterampilan mengajar, serta keterlibatan mereka dalam kegiatan sekolah. Salah satu guru pamong, menyampaikan bahwa kehadiran mahasiswa PLP di sekolah memberikan manfaat besar, baik bagi peserta didik maupun guru.

Diharapkan, melalui kegiatan konsinyering ini, pelaksanaan PLP dapat berjalan lebih efektif dan memberikan pengalaman yang berharga bagi calon guru dalam mengembangkan kompetensi profesional mereka. Acara diakhiri dengan sesi diskusi dan pembuatan kesepakatan tanggal penerjunan antara FITK dan sekolah mitra.

Dengan adanya sinergi yang kuat antara dunia akademik dan praktisi pendidikan, diharapkan lulusan FITK mampu menjadi pendidik yang tidak hanya cakap dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki keterampilan pedagogik yang unggul sesuai dengan kebutuhan dunia pendidikan saat ini.