Penarikan Mahasiswa PLP di MAN 4 Bantul
Bantul, 13 April 2026 — Kegiatan Pengenalan Lapangan Pendidikan (PLP) mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta di MAN 4 Bantul resmi ditutup dengan acara penarikan yang berlangsung pada Senin, 13 April 2026. Acara ini menandai berakhirnya masa pengabdian mahasiswa dalam mengenal dan terjun langsung ke lingkungan persekolahan.
Kegiatan penarikan dihadiri oleh sejumlah pihak, di antaranya Bapak Syaefulani, S.Ag., M.Pd., selaku Kepala Madrasah MAN 4 Bantul, Ibu Rusli Farida, S.Pd. selaku Wakil Kepala Bidang Kurikulum, Bapak Muahmmad Yasin Nuryanto, S.T., selaku Kepala TU, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Ibu Dr. Ika Kartika, S.Pd., M.Pd.Si., dan Bapak Prof. Imam Machali, S.Pd., M.Pd. (DPL MPI), serta Guru Pamong Bapak Muhammad Badrudin, S.Ag. (Guru Pamong Bahasa Arab), Bapak Nanang Qoseem, S.Pd.I. (Guru Pamong Bahasa Arab), dan Ibu Dra. Mardiastuti (Guru Pamong Fisika) yang selama ini membimbing mahasiswa di lapangan.
Dalam sambutannya, Kepala MAN 4 Bantul menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kontribusi mahasiswa selama menjalani program PLP. Beliau berharap pengalaman yang diperoleh di MAN 4 Bantul dapat menjadi bekal berharga bagi para mahasiswa dalam menempuh karier sebagai pendidik di masa mendatang. Pihak sekolah juga membuka pintu bagi kerja sama yang berkelanjutan antara MAN 4 Bantul dan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan turut menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak MAN 4 Bantul yang telah menyambut dan membimbing mahasiswa dengan penuh ketulusan. DPL berpesan agar mahasiswa menjadikan pengalaman PLP ini sebagai titik awal dalam membangun kompetensi pedagogik yang profesional dan berkarakter.
Selama menjalani PLP, mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta aktif terlibat dalam berbagai kegiatan akademik dan non-akademik di lingkungan MAN 4 Bantul, mulai dari kegiatan belajar mengajar di kelas, pendampingan siswa, hingga partisipasi dalam kegiatan sekolah lainnya seperti kegiatan ramadhan.
Acara penarikan berlangsung dengan khidmat dan penuh keakraban, mencerminkan hubungan yang harmonis antara mahasiswa, guru pamong, dan seluruh warga sekolah. Dengan selesainya program PLP ini, diharapkan para mahasiswa semakin siap untuk menghadapi dunia pendidikan secara nyata dan profesional.* [M. Rijal Fatoni]