Outing Class

Outing Class oleh Mahasiswa KKN FITK UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
Outing Class merupakan salah satu cara untuk menambah pengetahuan serta menimbulkan potensi belajar siswa. Potensi tersebut berupa olah pikir. Sampai saat ini, outing class merupakan media yang paling efektif dan efisien dalam menyampaikan suatu ilmu pelajaran bukan hanya teori saja, kebenaran dan bukti nyata di lapangan perlu diketahui, adapun kita akan melaksanakan outing class berupa pengenalan Lidah Buaya di pos 1 sampai pos 4 yang dipasang di setiap titik lokasi yang telah ditentukan sebelumnya. Program ini ditujukan untuk anak-anak Rumah Literasi yang kami berkolaborasi dengan Rumah Zakat dalam kegiatan ini.
Outing Class direncanakan akan dilakukan melaui sistem belajar bercerita, ceramah, dan diskusi di setiap pos. Program kerja ini direncanakan akan dilakukan sebanyak satu kali. Pada masa pandemi seperti ini protokol kesehatan tetap wajib untuk dipatuhi, oleh karena itu kami merencanakan untuk program kerja outing class ini difokuskan untuk anak-anak. Hal ini dilakukan supaya tidak menimbulkan kerumunan masyarakat. Kemudian anak- anak juga selalu dihimbau untuk menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.
Program kerja Literasi Media dilakukan untuk memberikan edukasi supaya anak-anak bisa mempelajari secara langsung tentang ciri-ciri, manfaat, maupun hasil olahan lidah buaya. Sebelum kegiatan diinformasikan kepada anak-anak di Rumah Literasi, kami kelompok KKN UIN Sunan Kalijaga terlebih dahulu koordinasi dengan Mbak Ayu selaku koordinator Rumah Zakat dan Mbak Sri Wulandari selaku Penanggung Jawab Rumah Literasi. Kemudian program kerja ini disosialisasikan kepada anak-anak di Rumah Literasi pada saat bimbingan belajar di minggu sebelum kegiatan ini dilaksanakan.
Program kerja Outing Class dilaksanakan sebanyak 1 kali. Kami kelompok KKN UIN Sunan Kalija melaksanakan program kerja ini yaitu pada hari Sabtu, 20 November 2021. Sebelum kegiatan ini dimulai, terlebih dahulu dilakukan persiapan-persiapan. Persiapan tersebut seperti menyiapkan materi tentang lidah buaya yang akan dipresentasikan dan didiskusikan, menyiapkan konsumsi, menyiapkan teknisi seperti tulisan POS, dan doorprize.
Program kerja ini berjalan masing-masing kurang lebih selama 3 jam. Program kerja Outing Class pada hari Sabtu, 20 November 2021, dilakukan di pagi hari pada jam 09.00-12.00 WIB dan diikuti oleh kurang lebih 40 peserta. Pada kegiatan ini dikolaborasikan dengan acara perpisahan dari KKN untuk Rumah Literasi. Dalam masing-masing pelaksanaannya, setelah kegiatan bimbingan belajar yang biasa berjalan di hari sabtu di Rumah Literasi, kami membagi anak-anak menjadi 4 kelompok. Setelah dibagi kelompok, satu per satu akan bergantian masuk ke pos 1 hingga pos 4 untuk mendengarkan presentasi dari 2 tentor KKN di setiap pos yang menjelaskan mengenai Lidah Buaya. Anak-anak didampingi dengan masing-masing kelompok satu pendamping.
Dari ke-empat pos, di pos 4 kami mengadakan kuis. Kuis berisi pertanyaan-pertanyaan yang berkaitan dengan materi Lidah Buaya. Selain itu juga berupa pertanyaan-pertanyaan yang berisi bersifat umum. Kuis ini dilakukan untuk menguji pemahaman anak terhadap matari dan pesan yang disampaikan dalam outing class tadi dan untuk menambah wawasan anak. Kami menyiapkan beberapa doorprize untuk lebih menarik perhatian anak. Doorprize yang diberikan yaitu berupa tempat minum, aksesoris, susu, wafer, makanan ringan, dll. Anak-anak cukup antusias dan banyak dari mereka yang dapat menjawab pertanyaan- pertanyaan pada setiap kuis yang diberikan. Petugas saat acara berlangsung:
Koordinator lapangan : Revi Amalia
Pemateri : Retnoayu Kumaladewi, Revina Alifia Rahma, Salman Thoyibhi, Sania Rahmawati, dan Listyorini.
Pendamping anak-anak : Revi Amalia, Desty Asmariani, Kukuh Pangestu
Dokumentasi : Kukuh Pangestu
Kegiatan ini sudah berjalan dengan baik dan lancar. Materi Lidah Buaya yang disampaikan dapat diterima dengan baik oleh anak. Materi dan pesan dapat dipahami oleh anak dengan dibuktikan bahwa anak dapat menjawab pertanyaan kuis yang diberikan. Anak-anak cukup antusias dalam mengikuti setiap rangkaian acara. Kendalanya sendiri yaitu ketika diawal sedikit susah dalam mengkondisikan anak-anak untuk tetap rapi dalam barisan dan tidak gaduh. Selain itu juga terkendala teknis seperti anak-anak terlalu lelah dan haus karena jalan jauh dan panas.