Diklat Perawatan Jenazah

Di Dusun Wonosari masih sangat minim orang-orang yang ahli dalam merawat jenazah mulai dari memandikan, mengafani, mensholatkan dan menguburkan mayat. Masih banyak masyarakat yang belum paham bagaimana cara merawat jenazah, dan hanya menyerahkan urusan terkait perawatan jenazah ke orang-orang tertentu. Terkhusus lagi bagi mayat perempuan, jarang sekali ada kalangan perempuan yang mau mengurus dikarenakan takut dan kurang paham terkait perawatan jenazah. Oleh karena itu masyarakat Dusun Wonosari memerlukan pendidikan dan pelatihan perawatan jenazah.

Diklat perawatan jenazah merupakan salah satu program kerja yang terbentuk dari hasil kerjasama antara mahasiswa KKN dengan takmir Masjid Al-Hikmah. Dalam pelatihan perawatan jenazah dijelaskan tentang tata cara memandikan, mengkafankan, mengsholatkan dan menguburkan jenazah. Diklat perawatan jenazah yang dilaksanakan di dusun Wonosari diikuti oleh bapak-bapak, ibu-ibu, dan remaja. Tujuan diadakannya diklat perawatan jenazah ini agar masyarakat mengerti bagaimana tata cara yang benar dalam perawatan jenazah menurut syari’at Islam. Selain itu, pelatihan perawatan jenazah ini sangat penting untuk membina kualitas keagamaan yang lebih mendalam di lingkungan masyarakat. Sekaligus sebagai wadah untuk menciptakan kegiatan kehidupan yang berkualitas dan mandiri melalui pemenuhan kebutuhan spiritual.

Kegiatan diklat perawatan jenazah direncanakan setelah adanya koordinasi antara Bapak Harsono selaku ketua ta’mir Masjid Al-Hikmah dan pemateri yang mengisi pada kegiatan diklat perawatan jenazah

Pada tahap sosialisasi mahasiswa bekerja sama dengan ta’mir masjid, bapak-bapak, Ibu PKK, serta remaja di dusun Wonosari. Mahasiswa KKN mensosialisasikan kepada Bapak-bapak, Ibu-ibu PKK dan remaja di dusun Wonosari untuk memberikan izin dalam pelaksanaan diklat jenazah.

Kegiatan diklat perawatan jenazah direncanakan setelah adanya koordinasi antara Bapak Harsono selaku ketua ta’mir Masjid Al-Hikmah dan pemateri yang mengisi pada kegiatan diklat perawatan jenazah

Pada tahap sosialisasi mahasiswa bekerja sama dengan ta’mir masjid, bapak-bapak, Ibu PKK, serta remaja di dusun Wonosari. Mahasiswa KKN mensosialisasikan kepada Bapak-bapak, Ibu-ibu PKK dan remaja di dusun Wonosari untuk memberikan izin dalam pelaksanaan diklat jenazah.

Pelaksaaan program kerja diklat perawatan jenazah dilaksanakan dua kali dengan hari yang berbeda. Pertama, pada tanggal 18 November 2021 yang dikhususkan untuk pelatihan bapak-bapak dan remaja putra. Kedua, pada tanggal 20 November 2021 untuk pelatihan Ibu PKK dan remaja putri. Dalam kegiatan diklat perawatan jenazah ada beberapa alat dan bahan yang dipersiapkan untuk praktik perawatan jenazah yaitu manekin, kain kafan, kapas, dan kapur barus. Dari mahasiswa KKN juga mempersiapkan materi perawatan jenazah yang sudah diprint untuk dibagikan ke masyarakat, sehingga mempermudah mereka dalam memahami materi yang akan disampaikan oleh pemateri.

Dalam kegiatan diklat perawatan jenazah, baik bapak, ibu maupun remaja diberikan kesempatan untuk mempraktikan langsung bagaimana tata cara perawatan jenazah yang benar dengan menggunakan alat peraga yang sudah disediakan.

Kegiatan diklat perawatan jenazah sudah sesuai dengan apa yang telah direncanakan, peserta mengikuti kegaitan diklat perawatan jenazah dengan antusiasme yang tinggi bahkan dari mereka banyak yang bertanya tentang materi yang sudah disampaikan. Adapun kendala yang dialami untuk bapak-bapak dan remaja putra yaitu keterbatasan waktu pelatihan karena bersamaan dengan kegiatan rapat. Sedangkan untuk Ibu PKK dan remaja putri berjalan dengan lancar tanpa kendala selama kegiatan berlangsung.