Pembekalan Mahasiswa Praktik Lapangan Persekolahan (PLP) : Membangun Ekosistem Pembelajaran yang Inovatif'
Yogyakarta – Laboratorium Pendidikan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) menggelar kegiatan pembekalan bagi mahasiswa yang akan melaksanakan Praktik Lapangan Persekolahan (PLP) dengan tema "Membangun Ekosistem Pembelajaran yang Inovatif". Acara ini berlangsung secara daring dihadiri oleh mahasiswa peserta PLP, Panitia, serta praktisi pendidikan. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis 31 Januari 2025 dan dihadiri 260an Mahasiswa.
Dalam sambutannya, Wakil Dekan 3 FITK, Ibu Dr. Winarti, M.Pd. menyampaikan bahwa “Pelaksanaan PLP ini menjadi suatu pengalaman berharga bagi Mahasiswa sebagai modal menjadi seorang guru, harapan kami mahasiswa dapat memanfaatkan waktu PLP dengan sebaik – baiknya dan membawa nama baik Fakultas di mitra sekolah, dimanapun nanti mahasiswa ditempatkan mohon untuk dapat menerima dengan lapang dada”. Setelah itu dilanjutkan dengan Kepala Laboratorium Pendidikan Ibu Inggit Dyaning Wijayanti, M.Pd. menekankan pentingnya inovasi dalam pembelajaran untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan adaptif. “Mahasiswa PLP harus mampu menghadirkan metode pembelajaran yang kreatif dan inovatif agar dapat meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah. Berikan penampilan terbaik kalian dalam melaksanakan PLP, pastikan kemampuan guru abad 21 kalian dapat diterapkan dalam kegiatan ini,” ujarnya.
Pembekalan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai strategi dan pendekatan inovatif dalam pembelajaran, pemanfaatan teknologi pendidikan, serta teknik interaksi yang efektif dengan siswa. Narasumber yang hadir dalam kali ini adalah Bapak Dedik Dwi Prihatmoko, M.Pd selaku guru penggerak dan guru inovativ, termasuk praktisi pendidikan dan akademisi, turut memberikan wawasan tentang tantangan dan peluang dalam menciptakan ekosistem pembelajaran yang inovatif.
Selain itu, mahasiswa juga diberikan materi mengenai peran guru dalam mengembangkan kurikulum berbasis teknologi dan strategi evaluasi pembelajaran yang lebih adaptif. Pak Dedik menegaskan bahwa keberhasilan PLP tidak hanya diukur dari kemampuan mengajar, tetapi juga dari kemampuan mahasiswa dalam beradaptasi dan menerapkan metode pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
Diharapkan, melalui pembekalan ini, mahasiswa lebih siap untuk menghadapi tantangan di lapangan dan mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah mitra. Acara ditutup dengan sesi tanya jawab dan diskusi antara mahasiswa dan Lab Pendidikan, guna memperdalam pemahaman mengenai implementasi inovasi dalam pembelajaran.
Dengan adanya pembekalan ini, FITK berharap mahasiswa dapat menjadi agen perubahan dalam dunia pendidikan dengan membawa semangat inovasi dan kreativitas ke dalam ruang-ruang kelas selama pelaksanaan PLP.