Penerjunan Mahasiswa PLP di MAN 2 Yogyakarta

Jumat (06/02/2025) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta mengadakan penerjunan mahasiswa PLP (Pengenalan Lapangan Pendidikan) di MAN 2 Yogyakarta. Penerjunan diserahkan secara langsung oleh dosen pembimbing lapangan sekaligus dosen program studi Pendidikan Bahasa Arab, Ibu Dr. Hj. Umi Baroroh, M.Ag. Acara penerjunan dilaksanakan pada pukul 07.10 WIB. Dibuka dengan sambutan oleh waka kesiswaan, Bapak Fajar Basuki Rahmat, S.Ag. Dilanjutkan dengan sambutan penyerahan mahasiswa PLP oleh Ibu Dr. Hj. Umi Baroroh, M.Ag. dan sambutan penerimaan mahasiswa PLP oleh kepala sekolah MAN 2 Yogyakarta, Bapak Singgih Sampurno, S.Pd., M.A. Mahasiswa PLP terdiri dari 2 mahasiswa program studi Pendidikan Bahasa Arab: Sri Fatimah, Amsaina Mufidah Rahmah; dan 3 mahasiswa program studi Pendidikan Fisika: Alfan Huda Maulidi, Hauriyatul Illiyyin, Qurrota A’yuni. Kegiatan PLP bertujuan untuk mengenal lingkungan sekolah agar melatih mahasiswa untuk menjadi pendidik yang profesional.

Ibu Umi Baroroh mengatakan harapan besar dari adanya PLP ini adalah terintegrasinya bahasa arab dan fisika sebagai bidang ilmu yang penting di kehidupan sehari-hari. Dengan adanya PLP ini mahasiswa diberikan tanggungan untuk memotivasi siswa agar selalu semangat menuntut ilmu sehingga bisa melanjutkan studi di perguruan tinggi. Dalam sambutan penerimaan mahasiswa oleh bapak kepala sekolah, beliau mengenalkan kegiatan rutinan sekolah, seperti pembacaan asmaul husna di setiap pagi sebelum memulai Pelajaran, SWEET (Sopo aruh Wayah Esuk Esuk Tenan) atau biasa dikenal dengan sapaan 5S, PAHALA-QU (Penguatan Hafalan Alqur'an) yang dilaksanakan di jam ke-0 di hari Selasa dan Kamis. Pihak sekolah memasrahkan mahasiswa PLP kepada 4 guru pamong: Ibu Siti Imroatus Sholihah, S.Pd.I. Ibu Esthiningtyas Sheilla Purwandari, S.Pd. sebagai pakar bahasa arab, dan Ibu Leni, S.Si, M.Pd. dan Ibu Dra. Ida Puspita sebagai pakar fisika.

Acara penerjunan diakhiri dengan observasi sekolah yang dibersamai dengan guru pamong masing-masing mahasiswa. Proses observasi dilakukan dengan adanya diskusi dan wawancara bersama guru pamong mengenai jadwal dan proses pembelajaran di kelas. Setelah berdiskusi dengan guru pamong, obervasi sekolah dilakukan secara berkelompok tanpa pendampingan guru pamong yang bertujuan untuk mengamati lingkungan sekolah, baik kelas, perpustakaan, asrama, kantin dan aula. Kegiatan PLP akan berlangsung selama 36 hari, terhitung sejak tanggal 10 Februari 2025 sampai 21 Maret 2025.