Langkah Awal Menjadi Pendidik, 13 Mahasiswa PLP FITK UIN Sunan Kalijaga Resmi Diterjunkan di SMAN 1 Piyungan
Piyungan, 14 September 2026 - Sebanyak 13 mahasiswa Pengenalan Lapangan Pendidikan (PLP) FITK UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta resmi diterjunkan di SMAN 1 Piyungan pada Senin, 14 September 2026. Prosesi penerjunan ini menjadi langkah awal bagi mahasiswa untuk mengenal secara langsung lingkungan sekolah sekaligus memperoleh pengalaman nyata mengenai dinamika kehidupan di satuan pendidikan.
Penerjunan mahasiswa PLP merupakan bagian dari proses pembelajaran bagi mahasiswa kependidikan untuk memperoleh pengalaman secara langsung di lingkungan sekolah. Melalui prosesi ini, mahasiswa secara resmi diserahkan oleh pihak UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta kepada SMAN 1 Piyungan untuk menjalani rangkaian kegiatan PLP. Sebanyak 13 mahasiswa tergabung dalam kelompok PLP SMAN 1 Piyungan yang berasal dari empat program studi, yaitu Pendidikan Kimia, Pendidikan Biologi, Pendidikan Agama Islam, dan Pendidikan Matematika.
Prosesi penerjunan dihadiri oleh Kepala SMAN 1 Piyungan, Bekti Mulatsih, S.Pd., M.Pd.; Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Evy Ratiana, S.Pd., M.Pd.; Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Drs. Agus Yuwana; Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana dan Prasarana, Johan Setiadi, S.Sos.; Kepala Tata Usaha, Helly Angkasa Sujatmoko, S.Sos., M.M.; Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dian Novian, M.Pd.Si.; serta seluruh mahasiswa peserta PLP.
Prosesi penerjunan diawali dengan pembukaan dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Selanjutnya, acara diisi dengan sambutan dari ketua kelompok mahasiswa PLP, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), dan Kepala SMAN 1 Piyungan. Acara kemudian memasuki sesi inti, yaitu penyerahan mahasiswa PLP secara resmi kepada pihak SMAN 1 Piyungan yang ditandai dengan penyerahan berita acara.
Dalam sambutannya, para pihak yang hadir berpesan agar mahasiswa dapat mengikuti seluruh rangkaian PLP dengan penuh tanggung jawab. Mahasiswa diharapkan senantiasa mematuhi ketentuan dan tata tertib yang berlaku di SMAN 1 Piyungan, menjaga sikap dan etika, serta membangun hubungan yang baik dengan seluruh warga sekolah. Setiap pengalaman selama PLP diharapkan dapat menjadi ruang bagi mahasiswa untuk belajar, beradaptasi, dan mengembangkan kompetensi sebagai calon pendidik.
Pelaksanaan PLP diharapkan tidak hanya menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenal praktik pendidikan secara langsung, tetapi juga menjadi ruang untuk belajar dari berbagai pengalaman di lingkungan sekolah. Interaksi dengan guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik dapat memberikan gambaran nyata mengenai dinamika dunia pendidikan yang selama ini dipelajari secara akademik di bangku perkuliahan.
Penerjunan mahasiswa PLP di SMAN 1 Piyungan menjadi langkah awal bagi 13 mahasiswa untuk belajar dan memperoleh pengalaman secara langsung di lingkungan sekolah. Melalui rangkaian PLP yang akan dijalani, mahasiswa diharapkan mampu beradaptasi, melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan baik, serta menjadikan setiap pengalaman sebagai bekal untuk tumbuh menjadi calon pendidik yang profesional. Prosesi penerjunan kemudian ditutup dengan doa dan dokumentasi bersama.* [Ana Restu Ati]