Penerjunan Mahasiswa PLP UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta di SMA N 5 Yogyakarta: Membangun Kolaborasi Pendidikan

Kegiatan penerjunan Praktik Pengenalan Lapangan Pendidikan (PLP) dari Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta resmi dilaksanakan pada hari Senin, 14 September 2026. Acara ini berlangsung di ruang Kepala Sekolah SMA Negeri 5 Yogyakarta pada pukul 09.00 – 10.30 WIB. Penerjunan PLP menjadi tahap awal dari rangkaian kegiatan PLP yang akan dijalani mahasiswa. Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan ini sebanyak sembilan mahasiswa, terdiri atas tiga mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Agama Islam, dua mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Kimia, dua mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Matematika, dan dua mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Biologi. Adapun nama-nama mahasiswa yang mengikuti kegiatan penerjunan PLP di SMA 5 Yogyakarta adalah Roihana Nafi'atussa'adah, Umailah Hasanah, Ahda Dana Ilahy, Farinda Dwi Agustina, Muhammad Akmal Anas, Fana Tri Prihatini, Syifa Putri Fadilah, Putri Kusuma Dewi dan Siti Aisatul Khumairoh. Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Kepala Sekolah, serta guru pamong yang akan mendampingi mahasiswa selama pelaksanaan PLP berlangsung.

Kegiatan penerjunan PLP diawali dengan sesi pembukaan yang kemudian dilanjutkan dengan sambutan. Sambutan pertama disampaikan oleh DPL kelompok PLP SMA Negeri 5 Yogyakarta, yaitu Bapak Drs. H. Radino, M.Ag. Dalam sambutannya, Beliau memohon izin agar mahasiswa dapat diterima dengan baik serta memperoleh bimbingan penuh selama pelaksanaan PLP. Selanjutnya, Kepala Sekolah SMA Negeri 5 Yogyakarta memberikan sambutan yang berisi ucapan terima kasih sekaligus pernyataan

kesediaan untuk menerima mahasiswa PLP dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Sebagai bentuk simbolis, kegiatan penerjunan ini juga ditandai dengan penyerahan secara resmi dari pihak universitas kepada pihak sekolah. Dengan susunan acara tersebut, penerjunan PLP tidak hanya menjadi momen seremonial, tetapi juga menegaskan komitmen kerja sama antara kampus dan sekolah dalam mendukung proses pembelajaran mahasiswa di lapangan.

Kegiatan penerjunan PLP tidak berhenti pada acara seremonial semata. Setelah rangkaian penerjunan selesai, mahasiswa melanjutkan kegiatan dengan menemui guru pamong masing-masing setiap mata pelajaran serta melakukan observasi terhadap lingkungan sekolah. Observasi ini bertujuan untuk mengenal lebih dekat suasana sekolah, memahami kultur yang ada, serta mengidentifikasi kebutuhan dan potensi yang dapat dikembangkan. Selain itu, mahasiswa juga mulai mempelajari program kerja yang akan dijalankan selama masa PLP, sehingga mereka memiliki gambaran jelas mengenai peran dan tanggung jawab yang akan diemban. Dengan adanya kegiatan lanjutan ini, penerjunan PLP tidak hanya menjadi simbol kerja sama antara kampus dan sekolah, tetapi juga menjadi langkah awal bagi mahasiswa untuk beradaptasi, membangun komunikasi dengan guru pamong, serta menyiapkan strategi pelaksanaan program kerja secara lebih terarah.* [Putri Kusuma Dewi]