Penerjunan Mahasiswa PLP UIN Sunan Kalijaga Buka Pengalaman Baru di SMA N 6 Yogyakarta

Yogyakarta — Pengenalan Lapangan Pendidikan (PLP) merupakan salah satu kegiatan bagi mahasiswa jurusan kependidikan di Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta untuk mengenal lingkungan sekolah secara langsung dan memperoleh pengalaman sebagai calon pendidik. Penerjunan mahasiswa PLP dilaksanakan di Gedung Wijaya Dharma SMA N Yogyakarta pada 15 September 2026, mulai pukul 10.30 WIB hingga selesai. Kegiatan tersebut dihadiri oleh 18 orang yang terdiri atas mahasiswa PLP, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Kepala SMAN 6 Yogyakarta, Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum selaku Penanggung Jawab mahasiswa PLP, serta guru pamong. Mahasiswa PLP yang mengikuti kegiatan berjumlah 12 orang, terdiri atas 4 mahasiswa Pendidikan Agama Islam, 3 mahasiswa Pendidikan Matematika, 3 Mahasiswa Pendidikan Biologi, dan 2 mahasiswa Pendidikan Kimia. Kegiatan didampingi oleh DPL, Ibu Dr. Yuli Kuswandari, S.Pd., M.Hum., dan diterima oleh Kepala SMAN 6 Yogyakarta, Ibu Sri Moerni, S.Pd., M.Pd. Dari lima guru pamong yang ditugaskan, sekitar tiga orang dapat hadir, sedangkan dua lainnya berhalangan karena bertugas sebagai pengawas Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS).

Kegiatan penerjunan diawali dengan pembukaan oleh MC, dilanjutkan sambutan DPL sekaligus penyerahan mahasiswa PLP kepada pihak sekolah dan sambutan Kepala SMAN 6 Yogyakarta sekaligus penerimaan mahasiswa PLP. Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan simbolis mahasiwa PLP dari DPL kepada Kepala Sekolah, foto bersama, pengarahan dari Penanggung Jawab mahasiswa PLP, dan penutupan. Dalam sambutannya, DPL memberikan motivasi agar mahasiswa menjaga nama baik UIN Sunan Kalijaga, mematuhi tata tertib, menjaga sopan santun, serta membangun komunikasi yang baik dengan guru pamong dan seluruh warga sekolah. Mahasiswa juga diingatkan bahwa PLP bukan hanya menjadi kesempatan untuk mengajar, tetapi juga untuk belajar, melatih kemampuan, dan memperoleh pengalaman secara langsung. Sementara itu, Kepala SMAN 6 Yogyakarta menyampaikan ucapan selamat datang serta memberikan arahan mengenai kedisiplinan, ketepatan waktu, pakaian, penampilan, dan tata tertib sekolah. Beliau juga mengingatkan mahasiswa untuk memperhatikan penggunaan dokumentasi yang sesuai dengan kondisi sekolah terkini serta mengambil hal-hal baik selama berada di lingkungan sekolah. Mahasiswa diharapkan mampu menempatkan diri sebagai guru muda yang dapat menjadi contoh bagi siswa dan tetap menjaga koordinasi dengan guru pamong maupun warga sekolah.

Penerjunan PLP di SMAN 6 Yogyakarta menjadi langkah awal bagi mahasiswa untuk mengenal kehidupan sekolah secara lebih dekat sekaligus mempersiapkan diri sebagai calon pendidik. Setelah rangkaian acara selesai, koordinator dari masing-masing program studi diarahkan untuk menemui guru pamong guna memperoleh pengarahan lebih lanjut mengenai pelaksanaan kegiatan PLP. Selama menjalankan kegiatan, mahasiswa diharapkan tidak hanya melaksanakan tugas utama, tetapi juga dapat membantu kegiatan guru apabila diperlukan. Melalui pengalaman tersebut, mahasiswa diharapkan dapat mengembangkan kemampuan mengajar, kedisiplinan, komunikasi, tanggung jawab, serta kemampuan beradaptasi dengan lingkungan sekolah. Dengan mengikuti arahan dan tata tertib yang berlaku, kegiatan PLP diharapkan dapat memberikan pengalaman yang bermanfaat bagi mahasiswa dalam menjalankan peran sebagai calon pendidik.* [Firli Izan Haqiqi]