Kegiatan Posyandu di Pedukuhan Pendem

Mahasiswa KKN FITK UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Melaksanakan Kegiatan Posyandu di Pedukuhan Pendem
Posyandu adalah singkatan dari Pos Pelayanan Kesehatan Terpadu. Posyandu merupakan salah satu bentuk upaya pelayanan kesehatan yang dilaksanakan oleh masyarakat untuk memberdayakan dan memberikan kemudahan kepada masyarakat guna memperoleh pelayanan kesehatan bagi ibu dan anak balitanya. Kegiatan posyandu rutin dilakukan, biasanya akan dilakukan satu kali dalam satu bulan. Agar penyelenggaraaan posyandu berjalan efektif perlu adanya upaya dan strategi dalam meningkatkan fungsi dan peran yang terjamin. Kegiatan posyandu penting dilakukan untuk memantau tumbuh kembang anak dan mencegah adanya gizi buruk. Kegiatan posyandu ini merupakan salah satu bentuk revitalisasi dalam menumbuhkan dan mengembangkan kemandirian masyarakat untuk meningkatkan kualitas kesehatan balita dalam hal tumbuh, aktif, dan tanggap.
Adanya masa New Normal karena pandemi Covid-19 yang meningkat, kegiatan posyandu di Pedukuhan Pendem, Desa Sidomulyo, Kapanewon Pengasih dilakukan dengan mematuhi protokol kesehatan melalui penggunaan masker dan setelah ditimbang dan konsultasi perkembangan motorik dan kognitif anak maka langsung pulang. Jenis posyandu yang dilakukan yaitu posyandu balita. Kegiatan ini sudah dikoordinasikan oleh selaku Ketua Posyandu Pendem. Kegiatan ini juga pastinya tetap harus sesuai protokol kesehatan pencegahan covid-19 yaitu memakai masker, memakai handsanitazer dan menjaga jarak. Posyandu dilakukan atas dasar permasalahan adanya balita stunting, beberapa ibu muda yang masih memerlukan pendampingan terkait merawat anak, Bina Keluarga Balita dengan mengisi kartu Kembang Anak (KKA) dari Badan Pemberdayaan Perempuan dan Masyarakat (BPPN) Daerah Istimewa Yogyakarta. Atas dasar hal tersebut kami selaku Mahasiswa KKN berkontribusi dalam menambahkan gizi untuk balita atau yang disebut PMT (Pemberian Makanan Tambahan) dengan menyediakan bubur kacang hijau sebanyak 45 cup.
Kegiatan posyandu di Pedukuhan Pendem kami menginformasikan keikutsertaan Posyandu melalui Ibu Dukuh Sumarti. Selain itu informasi posyandu balita, disebarluaskan melalui grub WhatsApp ibu-ibu warga Pedukuhan Pendem. Tentunya kegiatan posyandu ini juga sudah di koordinasikan dengan Kepala Pedukuhan dan dimusyawarahkan bersama dengan kader yang bertugas di posyandu Pedukuhan Pendem.
Program kerja posyandu dilaksanakan pada hari Selasa tanggal 16 November 2021. Program kerja ini berlangsung selama kurang lebih 4 jam. Sebelum kegiatan posyandu di mulai, yaitu pada pada pukul 5 pagi kami KKN mempersiapkan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) di posko KKN Rumah Pak Kusno Wibowo.
Kegiatan posyandu dimulai pukul 8 pagi. Ibu-ibu bersama anak balitanya datang secara bergantian untuk melakukan penimbangan dan pengukuran tinggi badan anak balita, selanjutnya ibu dan anak melakukan konsultasi terkait perkembangan Teknis pelaksaan yaitu Ibu yang datang terlebih dahulu memakai handsanitazer dan mengisi daftar hadir. Kemudian memberikan buku KMS dan dilanjutkan penimbangan berat badan anak serta tinggi badan anak. Selanjutnya ibu diwawancara oleh kader terkait KKA, perkembangan anak maupun masalah kesehatan dan mengambil PMT yang sudah disediakan.
Program kerja posyandu ini diikuti oleh lebih dari 30 peserta dan 4 orang selaku kader posyandu dan 2 petugas dari Puskesmas dari Kapanewon Pengasih. Petugas dari kelompok KKN sebanyak 8 orang. Dalam pelaksanaanya kami tidak memegang secara keseluruhan kegiatan ini melainkan kami hanya sebatas membantu kader posyandu yang sedang bertugas. Tugas yang kami lakukan yaitu :
Menyiapkan PMT berupa bubur kacang hijau dan membagikannya kepada untuk anak balita
Membantu penimbangan berat badan anak
Membantu pengukuran tinggi badan anak
Membantu mendata berat badan dan tinggi badan anak
Membantu menentukan status tumbuh kembang
Melipat dan memberi identitas pada Kartu Kembang Anak
Kegiatan posyandu di Pedukuhan Pendem berjalan dengan lancar sesuai dengan protokol kesehatan yang dianjurkan oleh pemerintah. Ibu-ibu dan anak-anak datang dengan menggunakan masker. Sebelum masuk, mereka terlebih dahulu memakai handsanitazer. Pada kegiatan tersebut tidak terjadi kerumunan. Ibu-ibu datang bergantian dan segera pulang setelah penimbangan anak selesai dilakukan.