Mahasiswa PLP-KKN Integratif Mengajar Kegiatan Ektrakulikuler Pramuka di MIN 4 Gunungkidul

Madrasah Ibtidaiyah Negeri 4 Gunungkidul selama ada mahasiswa yang PLP-KKN dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menambah kegiatan ektrakulikuler setelah kegiatan belajar mengajar di kelas. Ektrakulikuler yang ada di MIN 4 Gunungkidul diantaranya dihari senin itu ada ekstrakulikuler hadroh dan qiro'ah, ketika di hari selasa ada ekstrakulikuler matematika, ketika hari rabu ada ekstrakulikuler lierasi (Bahasa Indonesia, Bahasa Jawa, Tari , dan Agama), hari kamis ada ektrakulikuler kerajinan tangan, dihari jumat ada ektstrakulikuler pramuka, dan hari sabtu ada ektstrakulikuler drumband. Semua kegiatan ekstrakulikuler yang ada di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 4 Gunungkidul diisi dan dampingi oleh mahasiswa sepenuhnya. Sehingga kegiatan mahasiswa dari senin sampai sabtu ada kegiatan yang menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menimba ilmu dan pengalaman yang berguna untuk masa yang akan datang.
Kegiatan ekstrakulikuler pramuka di MIN 4 Gunungkidul dalam seminggu satu kali tepatnya di hari Jum'at. Ibu Susiyati, S.Pd.I., M.S.I. selaku Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri 4 Gunungkidul berpesan kepada teman-teman mahasiswa PLP-KKN Integratif agar kegiatan ektrakulikuler pramuka diarahkan untuk persiapan kemah. Maka dari pesan Beliau mahasiswa membuat modul untuk kegiatan pramuka yang disiapkan untuk ruang lingkup perkemahan. Materi yang mahasiswa sampaikan di kegiatan pramuka sangat bervareasi dan disambut meriah oleh siswa siswi MIN 4 Gunungkidul. Dalam pelaksanaanya ekstrakulikuler pramuka diikuti siswa dari kelas 3 sampai kelas 6. Konsep dan metode dalam pembelajaran sangat bervareasi. Mulai dari pembelajaran di kelas sampai kegiatan yang menyatu dengan alam serta pembentukan beberapa nilai karakter dalam kegiatan pramuka. Untuk pertemuan pertama dan kedua difokuskan untuk PBB (Peraturan Baris Berbaris) karena masih banyak siswa-siswi MIN 4 Gunungkidul yang belum paham dengan PBB ini. Kemudian setelah dirasa cukup mahasiswa mengarahkan ke materi-materi lainnya yang mengarah ke ruang lingkup kemah. Mahasiswa PLP-KKN dalam pelaksanaanya mengampu beberapa kelompok yang sudah dibagi. Jadi siswa-siswi dari kelas 3 sampai kelas 6 dibagi menjadi sembilan kelompok yang sesuai dengan jumlah mahasiswa PLP-KKN Integratif. Di dua terakhir pertemuan materi yang disampaikan dalam kegiatan pramuka adalah membuat tenda yang mana siswa-siswi sangat berantusias untuk mengikutinya sampai akhir.* [Sihono]