Kunjungan UIN Suka ke SIKL Malaysia

Kegiatan ISAE di SIKL menjadi agenda dihari ke-2 oleh PGMI FITK UIN Suka. Mahasiswa bersama-sama memperkenalkan permainan tradisioal kepada anak-anak di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur. Kita semua tahu bahwa seiring berkembangnya zaman membuat metode pembelajaran di dunia pendidikan ikut berkembang. Namun meski demikian bukan berarti metode pembelajaran tradisional harus ditinggalkan begitu saja. Karena sebenarnya bapak/ibu guru bisa memanfaatkan permainan tradisional sebagai alat pendukung pembelajaran di sekolah. Selain dianggap dapat meningkatkan kesehatan mental dan fisik, dengan bermain permainan tradisional, saat-saat belajar di sekolah juga bisa lebih menyenangkan sehingga materi yang diajarkan oleh bapak/ibu guru akan mudah dipahami oleh para siswa. Permainan-permainan tradisional yang juga bisa dimainkan bersama-sama ini akan membuat para siswa melatih kemampuan kerja samanya. Itulah sebabnya permainan tradisional sangat penting diterapkan sebagai metode pembelajaran di sekolah.Bentuk pengajaran dengan memilih tema permainan tradisional dianggap penting sebagai salah satu bentuk pelestarian budaya. Sambutan hangat ditunjukan oleh sekolah SIKL Malaysia. Dengan ini membuktikan bahwa mahasiswa PGMI FITK UIN Suka tidak maen-maen dalam melaksanakan kegiatan berbasis Internasional. Akan ada seminar tradisional, silang sajak, cross culture, pengajaran batik dan permainan tradisional untuk memberikan pengalaman kepada mahasiswa. Untuk itu persiapkan PKL selanjutnya di tahun 2024.

Sumber:https://pgmi.uin-suka.ac.id/id/berita/detail/8250/kunjungan-uin-suka-ke-sikl-malaysia